Peran Literasi Budaya dalam Penguatan Identitas Budaya Siswa Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3481Keywords:
Literasi Budaya Siswa SMA Tana TorajaAbstract
Globalisasi yang berkembang pesat membawa ancaman terhadap melemahnya budaya lokal pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, menganalisis, dan mengeksplorasi literasi siswa SMA serta kontribusinya terhadap penguatan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi budaya siswa berada pada kategori cukup baik pada aspek kognitif, namun masih memerlukan penguatan dalam pemaknaan nilai-nilai filosofis budaya. Minat dan keterlibatan siswa dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, dukungan keluarga, serta motivasi intrinsik. Implementasi literasi budaya melalui integrasi pembelajaran dan kegiatan berbasis budaya terbukti mendorong terbentuknya sikap bangga, kepedulian, serta partisipasi aktif siswa dalam pelestarian budaya, sehingga berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat identitas budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda di tengah dinamika modernisasi.
Downloads
References
Anatasya, E., Dewi, DA, & Hayat, RS (2024). Peran Literasi Budaya Dan Kewargaan Dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara Di Era Revolusi Industri 4.0. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2 (1), 253–264. https://doi.org/10.51903/bersatu.v2i1.552
Azhar, M. A. (2026). Revitalisasi Warisan Leluhur Melalui Pembelajaran Sejarah Lokal Berbasis Teknologi Digital. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial, 7(1), 44-52. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v7i1.6249
Islawiyah, R., & Marsuki, N. R. (2026). Penguatan Literasi Budaya Sebagai Strategi Pendidikan Berbasis Nilai Budaya Dalam Menjaga Identitas Bangsa Di Era Globalisasi. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 2(1), 580-589.
Miskiyyah, SZ, Puspita, PI, Dewi, TBT, Mu'izzah, R., Febriyanti, AA, & Suttrisno, S. (2025). Integrasi Pembelajaran Berbasis Budaya Dan Kearifan Lokal Dalam Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah: Analisis Literatur Tentang Model Dan Implementasinya. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10 (2), 618–632. https://doi.org/10.34125/jmp.v10i2.589
Nawir, M., Arfiani, F., Mukhlisah, N., & Amadyah, N. (2025). Gerakan literasi budaya di masyarakat: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3 (4), 1337–1340. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.661
Nugroho, CA, & Nursikin, M. (2025). Budaya Literasi Sebagai Penguat Karakter Pendidikan Di Era Society 5.0. Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 9 (1), 1–28.
Nurrahmah, F., Syahrul, R., Tressyalina, T., & Afnita, A. (2025). Model Pembelajaran PECARA (Peta Cerita Rakyat) Berbasis Literasi Digital dan Budaya untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SMA. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(2), 806-819. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i2.3142
Panamuan, F. B., Putri, A. G., Widya, A., Tiara, V., & Hafizi, M. Z. (2025). Dampak Globalisasi Terhadap Kebudayaan Lokal pada Era Modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(3), 85-101. https://doi.org/10.62238/jupsi.v2i3.129
Rimbo, M. (2024). Analisis Pembentukan Karakter Religius Siswa Berdasarkan Keterlibatan Dalam Kegiatan Literasi Alkitab Di Kelas XI P5 SMA Negeri 4 Tana Toraja (Disertasi Doktoral, Institut Agama Kristen Negeri Toraja).
Saputri, A. M., Winata, N. T., Kohar, D., & Susanti, E. (2025). Analisis Rancangan Pembelajaran Culturally Responsive Teaching Untuk Mendukung Literasi Humanistik Di Tingkat Sekolah Menengah Atas. Jurnal Basataka (JBT), 8(1), 463-473. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i1.688
Supriatna, M. N., & Atikah, C. (2024). Penguatan Kewargaan Melalui Literasi Budaya: Menjalin Harmoni Sosial Di Era Digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 854-872. https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.19040
Syam, AK, Nawir, M., Faisal, SFR, & Syukur, SA (2025). Integrasi Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10 (2), 256–270. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24585
Wati, R., & Dewi, SL (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal Di SDN Gugus Tiga Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4 (3), 1959–1971. https://doi.org/10.56832/edu.v4i3.667
Widiyanto, D., Prananda, AR, Novitasari, SP, & Syahroni, M. (2024). Kearifan Lokal Dan Pancasila: Strategi Penguatan Nilai Kebangsaan Dalam Pendidikan. PT Cakrawala Candradimuka Literasi.
Winowatan, WJ (2023). Potensi Budaya Suku Toraja Sebagai Daya Tarik Wisata Di Kabupaten Tana Toraja Dan Toraja Utara. Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 6 (1), 1–8. https://dx.doi.org/10.31314/tulip.6.1.1-8.2023
Wulan, S. (2025). Hubungan Antara Literasi Digital Dan Literasi Budaya Dengan Moderasi Beragama Pada Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 1 Sanden Bantul Tahun Pelajaran 2024/2025 (Disertasi doktoral, Universitas Islam Indonesia).
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Yulenni Bandora Koli, Muhammad Syukur, Najamuddin Najamuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
