Adaptasi Tugas Perkembangan Remaja dalam Bimbingan Konseling Era Digital Perspektif Elizabeth Hurlock
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3690Keywords:
Tugas perkembangan remaja Elizabeth B. Hurlock layanan bimbingan dan konseling era digital literasi digitalAbstract
Perkembangan remaja di era digital menghadirkan tantangan yang memengaruhi kondisi emosional, sosial, dan pembentukan identitas, termasuk tekanan media sosial, komparasi sosial, dan kecemasan akibat intensitas penggunaan teknologi. Kondisi ini menunjukkan urgensi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang responsif terhadap kebutuhan perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi tugas perkembangan remaja menurut Elizabeth B. Hurlock terhadap layanan BK di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui telaah 19 artikel ilmiah (2015–2026) dari database Google Scholar, SINTA, DOAJ, dan Garuda, dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep tugas perkembangan Hurlock tetap relevan karena remaja masih menghadapi kebutuhan kematangan emosional, penyesuaian sosial, dan pembentukan identitas di tengah lingkungan digital. Layanan BK berbasis perkembangan—mencakup bimbingan individu, kelompok, layanan informasi, dan kolaborasi multipihak—perlu diimplementasikan secara preventif dan adaptif guna membantu remaja menghadapi tantangan digital secara sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Amalia, I. (2025). Emotion regulation in adolescents in the digital era in the context of social media and mental health: A systematic review. Intrend, 2(3), 171–178. https://doi.org/10.62260/intrend.v2i3.493
Astrella, N. B., & Kholifah, N. (2023). Perkembangan psikososial remaja di era new normal. Jurnal Ilmu Psikologi, 10(1), 131–145. https://doi.org/10.35891/jip.v10i1.3775
Bulan, Y. E., & N, I. K. (2022). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan mental remaja. Tadrib: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 99–115. https://doi.org/10.21093/tj.v3i2.6481
Fadly, D. (2024). Tantangan bagi perkembangan psikososial anak dan remaja di era pendidikan modern: Studi literatur. Venn: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 66–75. https://doi.org/10.53696/venn.v3i2.156
Fahrani, R., Putri, R. D., & Sari, S. P. (2024). Bimbingan kelompok berbasis cerita rakyat: Menemukan identitas diri remaja. Jurnal Damai, 7(2), 223–233. https://doi.org/10.61132/damai.v3i1.2002
Indriyani, F., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Pengaruh media sosial terhadap pola interaksi sosial remaja. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 9(3), 101–110. https://doi.org/10.9963/wb4tpq02
Layuk, G. A., Kendek, K. B., & Tasik, W. (2026). Penerapan layanan bimbingan kelompok dalam membentuk konsep diri positif siswa pengguna media sosial. Jurnal Juang, 7(2). https://doi.org/10.31851/juang.v7i2.15960
Mawardah, M., & Khairunnisa, T. (2025). Dampak paparan konten digital ultra-cepat terhadap regulasi diri dan fungsi eksekutif. JBIC: Journal of Behavior and Islamic Counseling, 6(2), 161–166. https://doi.org/10.46838/jbic.v6i2.993
Mesra, R., & Neviyarni. (2024). Peran bimbingan dan konseling dalam mengatasi dampak perubahan sosial pada perilaku remaja di era digital. Jurnal of Sociology Research and Education, 5(2), 810–818. https://doi.org/10.53682/jpjsre.v5i2.10998
Matappa, A., & Yusuf, A. (2019). Implementasi teknik self control terhadap kecanduan media sosial siswa. Jurkam: Jurnal Konseling Andi Matappa, 3(1). https://doi.org/10.31000/jurkam.v3i1.335
Paputungan, F. (2023). Karakteristik perkembangan masa dewasa awal. Journal of Education and Culture (JEaC), 3(1). https://doi.org/10.47918/jeac.v3i1.1139
Program Studi Psikologi. (2024). Jurnal Diversita. Jurnal Diversita, 10(1), 20–27. https://doi.org/10.31289/diversita.v10i1.10052
Purnama, Adam, A., & Alim, A. (2025). Krisis identitas remaja di era digital: Studi kualitatif tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental dan relasi sosial. JOONG-KI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 255–266. https://doi.org/10.56799/joongki.v5i1.10886
Putri, A. P., Rizbiyanti, D. R., & Tresnawaty, B. (2025). Fenomena validasi digital: Analisis korelasi antara keterlibatan media sosial dan tendensi narcissistic personality pada generasi Z. JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health, 6(1), 70–85. https://dx.doi.org/10.30984/jiva.v6i1
Rifia, Z. S. (2025). Studi literatur: Kecemasan remaja dalam menanggapi persepsi sosial masyarakat. JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 172–184. https://doi.org/10.56185/jubikops.v5i2.1062
Saktiani, B. E., & Khotimah, S. K. (2024). Penyesuaian diri mahasiswa baru: Peran dukungan sosial dan kematangan emosi. Proceedings of International Conference on Psychology, Mental Health, Religion, and Spirituality, 2(1), 61–65. https://doi.org/10.29080/pmhrs.v2i01.2198
Simanjuntak, D. V., Sitompul, D. A., Nadapdap, I., & Raja, S. L. (2024). Psikologi perkembangan pada remaja terhadap dampak penggunaan media sosial pada perkembangan emosi dan kecemasan pada remaja. Jurnal Psikologi Aktual, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i3.422
Wardani, S. Y., Kadafi, A., & Dewi, N. K. (2023). Peran konselor dalam meningkatkan perilaku literasi digital siswa di masa pandemi Covid-19. JBKI: Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 8(2), 84–93. https://doi.org/10.26737/jbki.v8i2.3135
Wisudahningsih, E. T., Aminudin, M. H., & Ramadhani, I. (2025). Tahapan perkembangan remaja: Perspektif psikologis dan implikasi pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 1204–1222. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i4.2448
Downloads
Published
Indexing Check
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Aina Etha Fitri, Najwa Zata Athalia, Rizqi Cahya Diyani, Ahmad Syauqi Rofi, Farrel Indra Pratama, Sadewa Yulius Csar Yunior, Issac Briyan Alisyahbana, Syaiful Rahman, Saoloan Manullang, Issac Briyan Alisyahbana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


