Narasi Jihad dan Identitas Kolektif Dalam Syair Lisan Prang Sabi

Authors

  • Zalva Zanira Amri Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
  • Novi Siti Kussuji Indrastuti Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v7i3.3596

Keywords:

Syair Lisan Prang Sabi Narasi Jihad Identitas Kolektif Etnografi Sastra Aceh

Abstract

Sastra lisan Aceh merupakan warisan budaya yang berperan penting dalam melestarikan memori sejarah, nilai-nilai keagamaan, dan identitas kolektif masyarakat. Salah satu bentuk sastra lisan yang memiliki nilai historis dan ideologis adalah syair Prang Sabi, yang sejak masa kolonial menjadi media penyebaran semangat jihad dan solidaritas masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana syair lisan Prang Sabi membangun narasi jihad dan mengonstruksi identitas kolektif masyarakat Aceh melalui fungsi sosialnya sebagai tradisi lisan yang hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi sastra melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi jihad dibangun melalui metafora spiritual dan moral yang menanamkan nilai pengorbanan, keimanan, keberanian, dan solidaritas. Dalam konteks kekinian, syair Prang Sabi tetap dipraktikkan sebagai bentuk pelestarian identitas budaya dan resistensi terhadap tekanan modernitas. Penelitian ini menegaskan bahwa syair Prang Sabi memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan identitas masyarakat Aceh secara simbolik dan lintas generasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, Benedict. Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. London: Verso, 2006.

Bascom, William. “Four Functions of Folklore.” The Journal of American Folklore 67, no. 266 (1954): 333–349.

Braun, Virginia, and Victoria Clarke. “Using Thematic Analysis in Psychology.” Qualitative Research in Psychology 3, no. 2 (2006): 77–101.

Chalis, Ahmad, et al. “The Impact of Hikayat Prang Sabi on the Community: A Sociology of Literature Study.” Jurnal Ilmiah Peuradeun 12, no. 1 (2024): 83–102.

Danandjaja, James. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 1997.

Endraswara, Suwardi. Antropologi Sastra Lisan: Perspektif, Teori, dan Praktik Pengkajian. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.

Finnegan, Ruth. Oral Literature in Africa. Cambridge: Open Book Publishers, 2012.

Foley, John Miles. The Singer of Tales in Performance. Bloomington: Indiana University Press, 1995.

Herman, H., S. S. Mardhatillah, and R. Yusuf. “Character Education in an Acehnese Cultural Saga: Hikayat Prang Sabi.” Lingua Cultura 14, no. 2 (2020): 141–147.

Ismail, Teuku. Hikayat Prang Sabi: Teks dan Terjemahan. Banda Aceh: Penerbit Balai Syura, 2019.

Lord, Albert B. The Singer of Tales. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1960.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2019.

Ong, Walter J. Orality and Literacy: The Technologizing of the Word. London: Methuen, 1982.

Substantia. “Ontologi Hikayat Prang Sabi.” Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 24, no. 2 (2022): 145–160

Vansina, Jan. Oral Tradition as History. Madison: University of Wisconsin Press, 1985.

Zahrul, Fadhi. Politik Islam di Aceh dalam Hikayat Prang Sabi Karya Tengku Chik Pante Kulu: Kajian Estetika Resepsi Hans Robert Jausz. Tesis Magister, Universitas Gadjah Mada, 2016.

Zentgraaff, H. C. Aceh. Diterjemahkan oleh Firdaus Burhan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1983.

Downloads

Published

10-07-2026

Indexing Check

How to Cite

Amri, Z. Z., & Indrastuti, N. S. K. (2026). Narasi Jihad dan Identitas Kolektif Dalam Syair Lisan Prang Sabi. Journal of Education Research, 7(3), 1455–1461. https://doi.org/10.37985/jer.v7i3.3596

Issue

Section

Articles

Categories