Metode Bercerita Teknik The Mountain: Pengaruhnya terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Dian Tri Wahyuni Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau, Indonesia
  • Latif Latif Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3587

Keywords:

keterampilan berbicara metode bercerita The Mountain sekolah dasar pembelajaran bahasa Indonesia

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa sekolah dasar, yang ditandai dengan kurangnya kelancaran, kepercayaan diri, dan keruntutan penyampaian cerita, menjadi permasalahan krusial yang membutuhkan solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode bercerita teknik The Mountain terhadap keterampilan berbicara siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pola one-group pretest-posttest, melibatkan 27 siswa kelas III sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja berbicara, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata keterampilan berbicara dari 55,71 (pretest) menjadi 80,25 (posttest), dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Aktivitas guru terlaksana 100% pada kedua pertemuan, sementara aktivitas siswa meningkat dari 68,5% menjadi 88,1%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa metode bercerita teknik The Mountain secara signifikan efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Corden, R. (2000). Literacy and learning through talk: Strategies for the primary classroom. Open University Press.

Fitrianti, N., Zulela, M. S., & Fahrurrozi. (2021). Pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 105–114. https://doi.org/10.21009/JPBSI.012.01

Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2004). The effects of storytelling and story reading on the oral language complexity and story comprehension of young children. Early Childhood Education Journal, 32(3), 157–163. https://doi.org/10.1023/B:ECEJ.0000048967.94189.a3

Iskandarwassid, & Sunendar, D. (2016). Strategi pembelajaran bahasa. Remaja Rosdakarya.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Lestari, D., & Wahyuni, S. (2022). Efektivitas pendekatan naratif terstruktur dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/JPD.0131.05

Morrow, L. M. (1985). Retelling stories: A strategy for improving young children's comprehension, concept of story structure, and oral language complexity. Elementary School Journal, 85(5), 647–661. https://doi.org/10.1086/461427

Nurgiyantoro, B. (2019). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi (Edisi ke-3). BPFE.

Nurlaila, S., Hasanah, M., & Apriliani, T. (2023). Pengaruh scaffolding berbasis struktur cerita terhadap kepercayaan diri berbicara siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(1), 33–44. https://doi.org/10.17977/jptpp.v8i1.20981

Putri, D. A., & Noviana, E. (2021). Analisis keterampilan guru dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif pada pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2156–2165. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1140

Rahmadania, F., & Pransiska, R. (2022). Pengaruh metode storytelling terhadap kemampuan berbicara anak di sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3017–3026. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2285

Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). McGraw-Hill.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, E., & Ramadhan, S. (2022). Peningkatan keterampilan berbicara melalui latihan terstruktur berbasis kelompok pada siswa sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 5(1), 78–89. https://doi.org/10.31949/jee.v5i1.3645

Syahbana, A., Mulyadi, D., & Sugianto, R. (2023). Pendidikan bahasa Indonesia di sekolah dasar: Teori dan praktik. Raja Grafindo Persada.

Tarigan, H. G. (2018). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa (Edisi revisi). Angkasa.

Wahyuningsih, S., & Sulistyowati, E. (2023). Pengaruh penggunaan media visual dalam pembelajaran bercerita terhadap keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 40(1), 12–24. https://doi.org/10.17509/jpp.v40i1.46729

Downloads

Published

12-04-2026

How to Cite

Wahyuni, D. T., & Latif, L. (2026). Metode Bercerita Teknik The Mountain: Pengaruhnya terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 7(2), 353–359. https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3587

Issue

Section

Articles

Categories