Pengembangan Media Visual Berbasis Dual Coding Theory untuk Meningkatkan Kosakata Siswa Tunarungu Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3471Keywords:
dual coding theory kosakata media visual siswa tunarunguAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media visual berbasis Dual Coding Theory guna meningkatkan penguasaan kosakata siswa tunarungu di sekolah dasar. Keterbatasan akses auditori menyebabkan rendahnya pemerolehan kosakata, sehingga diperlukan media visual yang sistematis dan berbasis pada teori kognitif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu kelas I–II di dua Sekolah Luar Biasa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, validasi ahli, serta pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa media “Semua Tentang Saya (STS)” sangat layak (ahli materi 92%, ahli media 90%) dan efektif dalam meningkatkan kosakata (p < 0,05). Secara teoretis, penelitian ini menguatkan peran integrasi visual-verbal dalam Dual Coding Theory, serta secara praktis menyediakan media pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif bagi guru SLB.
Downloads
References
Aldi, M., Azzahra, F., Aminullah, M., & Susilawati, S. (2025). Optimizing the learning process through theory-based media selection: Constructivist, cognitive, collaborative, and motivational perspectives. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1), 423–430. https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i1.209
Arifuddin, A., Hidayat, D., & Rahman, A. (2018). Pemerolehan bahasa pada anak tunarungu dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan Khusus, 14(2), 85–94. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v14i1.4889
Asyhar, R. (2020). Kreatif mengembangkan media pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Fitri, N., Rahmawati, R., & Lestari, S. (2023). Hambatan komunikasi sosial pada peserta didik tunarungu di sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Inklusi, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.5281/k6b1qm14
Isnaeni, W., & Hildayah, D. (2020). Media pembelajaran sebagai sarana peningkatan motivasi dan pemahaman belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 21(2), 97–106. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.4273
Luckner, J. L., & Cooke, C. (2010). A summary of the vocabulary research with students who are deaf or hard of hearing. American Annals of the Deaf, 155(1), 38–67. https://doi.org/10.1353/aad.0.0129
Maryana, R. T. S., & Azizah, N. (2026). The development of braille scrabble enhancing English vocabulary acquisition among visually impaired students in secondary education. Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion, 5(1), 1007–1018. https://doi.org/10.58421/misro.v5i1.1188
Mashuri, S. (2019). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(2), 123–131. https://doi.org/10.5281/zenodo.10082148
Mir, K. J., Fatima, S. A., & Fatima, S. T. (2023). Impact of dual coding strategy to enhance students’ retention of scientific concepts in middle schools. Annals of Human and Social Sciences, 4(4), 655–666. https://doi.org/10.35484/ahss.2023(4-IV)63
Mohamed, S. (2021). The effectiveness of visual–verbal integration in vocabulary learning. International Journal of Educational Research, 9(3), 211–220. https://doi.org/10.1007/s44217-025-00853-4
Moon, R., & Sutama, I. W. (2024). Academic challenges of deaf students in language learning. Journal of Special Education Research, 18(1), 15–27. https://doi.org/10.46932/sfjdv4n6-021
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2019). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali Pers.
Sari, D. P., Nugroho, A., & Hapsari, S. (2021). Pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan membaca peserta didik tunarungu. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 16(2), 101–112. http://dx.doi.org/10.37905/aksara.7.3.1185-1192.2021
Septiyaningsih, R., Pratiwi, D., & Handayani, T. (2023). Partisipasi sosial peserta didik tunarungu dalam pembelajaran inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 19(1), 29–40. https://doi.org/10.69533/2jhs9s80
Suratminto, L. (2009). Kajian linguistik dan pembelajaran bahasa. Universitas Terbuka.
Susilawaty, S. (2021). Pengembangan kosakata dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 15(1), 55–64. https://doi.org/10.22219/kembara.v9i1.23216
Sutarini, N. N., Putra, I. G. N., & Dewi, N. K. A. (2021). Kosakata sebagai dasar pengembangan keterampilan berbahasa. Jurnal Pendidikan Baha, 10(2), 88–97. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i2.521
Wahyudi, A., Prabowo, H., & Lestari, R. (2024). Perbandingan penguasaan kosakata anak tunarungu dan anak dengar. Jurnal Pendidikan Khusus, 20(1), 1–12. https://doi.org/10.36277/basataka.v1i2.32
Wan Kasim, W. M. (2018). Visual–verbal strategies in vocabulary acquisition. Journal of Language and Education, 4(2), 66–74. https://doi.org/10.1007/978-981-97-0744-7_2
Widiyarto, S., Putra, A., & Rahayu, E. (2018). Peran kosakata dalam keterampilan berbahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(2), 134–142. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1263
Zhang, J., & Xu, C. (2024). A grounded theory-based model of information communication in cultural heritage digital reading on the social media from the perspective of the embodied theory. Heritage Science, 12(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s40494-024-01313-2
Zhou, D., Wu, L., Huang, J., Lv, G., Tang, C., & Yang, X. (2025). Enhancing user experience on social media platforms: A flow theory-based approach. International Journal of Human–Computer Interaction, 41(13), 8280–8295. https://doi.org/10.1080/10447318.2024.2407675
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Ekaristi Sidauruk, Suparno Suparno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
