Analisis Kemampuan Penyusunan Modul Ajar Mahasiswa Calon Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i1.2984Keywords:
Modul Ajar Mahasiswa Calon Guru Implementasi Kurikulum MerdekaAbstract
Penyusunan modul ajar dalam implementasi kurikulum merdeka penting untuk mahasiswa kependidikan sebagai calon guru di masa depan. Modul ajar sebagai wujud perencanaan pembelajaran memiliki beberapa perbedaan komponen dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada kurikulum sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan mahasiswa dalam menyusun modul ajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis produk dengan subyek penelitian mahasiswa PGSD semester IV, FKIP, Universitas Khairun. Sebanyak 30 mahasiswa membuat modul ajar dan dianalisis berdasarkan acuan pembuatan modul ajar kurikulum merdeka. Modul ajar terdiri dari tiga komponen yaitu informasi umum, komponen inti dan lampiran. Dari 17 komponen terdapat 5 komponen modul ajar yang mendapatkan kategori kurang sesuai, sementara untuk 12 komponen yang lain berada pada kategori sesuai dan sangat sesuai. Lima komponen turunan yang mendapatkan kategori kurang sesuai dengan rata-rata skor yang diperoleh adalah 3. Komponen tersebut adalah kompetensi awal, asesmen, lembar kerja peserta didik, pengayaan dan remedial serta bahan bacaan untuk peserta didik. Secara umum, kemampuan mahasiswa dalam penyunan modul ajar cukup baik. Langkah preventif dapat dilakukan untuk meminimalkan kesalahan mahasiswa apabila nanti menjadi guru dengan pelatihan pembuatan modul ajar pada mata kuliah yang berkaitan dan kegiatan tambahan lainnya seperti pelatihan, focus group discussion, dan juga program magang.
Downloads
References
Alimuddin, J. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 4(02), 67–75. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v4i02.995
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Pembelajaran dan asesmen. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Beckmann, T., & Ehmke, T. (2023). Informal and formal lesson planning in school internships: Practices among pre-service teachers. Teaching and Teacher Education, 132, Artikel 104249. https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.104249
Damiati, M., Junaedi, N., & Asbari, M. (2022). Prinsip pembelajaran dalam kurikulum merdeka. JISMA: Journal of Information Systems and Management, 3(2), 11–17. https://doi.org/10.4444/jisma.v3i2.922
Dini, F., Nesri, P., Kristanto, Y. D., & Sanata, U. (2020). Pengembangan modul ajar berbantuan teknologi untuk mengembangkan kecakapan abad 21 siswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(3), 480–492. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2925
Elviya, D. D., & Sukartiningsih, W. (2023). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar di SDN Lakarsantri I/472 Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(8), 1780–1793.
Hakim, M. A. R., Revola, Y., Serasi, R., & Alimi, N. A. A. S. A. (2025). Pendampingan penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka terintegrasi nilai moderasi beragama pada guru bahasa Inggris madrasah di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 549–563. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.22918
Hammer, S., & Ufer, S. (2023). Professional competence of mathematics teachers in dealing with tasks in lesson planning. Teaching and Teacher Education, 132, Artikel 104246. https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.104246
Heryahya, A., Herawati, E. S. B., Susandi, A. D., & Zulaiha, F. (2022). Analisis kesiapan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(2), 548–562. https://doi.org/10.31539/joeai.v5i2.4826
Hikmah, D. N., & Azmah, N. (2025). Analisis perbandingan modul ajar dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dalam kurikulum merdeka. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 88–94. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.494
Indarti, A. (2023). Upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar kurikulum merdeka dengan menggunakan metode focus group discussion SMP Negeri 3 Cawas Kabupaten Klaten. Jurnal Jispendiora, 2(1), 93–107.
Kurniawaty, I., Faiz, A., & Purwati, P. (2022). Strategi penguatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5170–5175. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3139
Marheni, W., Lestari, P. W., Sababalat, L., & Novalia, L. (2025). Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif. Student Scientific Creativity Journal, 3(1), 48–56. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v3i1.4650
Maulinda, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 130–138. https://doi.org/10.55110/tarbiatuna.v2i2.195
Mawati, A. T., Hanafiah, & Arifudin, O. (2023). Dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar. Jurnal Primary Edu (JPE), 1(1), 68–82. https://doi.org/10.61116/jkip.v1i3.172
Ndihokubwayo, K., Byukusenge, C., Byusa, E., Habiyaremye, H. T., Mbonyiryivuze, A., & Mukagihana, J. (2022). Lesson plan analysis protocol (LPAP): A useful tool for researchers and educational evaluators. Heliyon, 8(1), Artikel e08730. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08730
Nengsih, D., & Febrina, W. (2021). Pengembangan modul ajar kurikulum merdeka. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 12–25. https://doi.org/10.35446/diklatreview.v8i1.1738
Nurcahyono, N. A., & Putra, J. D. (2022). Hambatan guru matematika dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 6(3), 377–384.
Nurharyanto, D. W. (2023). Analisis kualitatif kemampuan mahasiswa PGSD dalam mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 13–20. https://doi.org/10.21831/jpd.v11i2.65147
Nurhayati, P., Emilzoli, M., & Fu’adiah, D. (2022). Peningkatan keterampilan penyusunan modul ajar dan modul proyek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka pada guru madrasah ibtidaiyah. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(5), 3740–3748. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10047
Prabowo, A., Suryadi, D., Dasari, D., Juandi, D., & Junaedi, I. (2022). Learning obstacles in the making of lesson plans by prospective mathematics teacher students. Education Research International, 2022, Artikel 2896860. https://doi.org/10.1155/2022/2896860
Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda. (2023). Analisis modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41.
Schmid, M., Birianza, E., & Petko, D. (2021). Self-reported technological pedagogical content knowledge (TPACK) of pre-service teachers in relation to digital technology use in lesson plans. Computers in Human Behavior, 115, Artikel 106586. https://doi.org/10.1016/j.chb.2020.106586
Sirait, I. B., Dalilah, J., Aisyah, S. N., & Hasibuan, S. N. H. B. (2025). Analisis faktor-faktor penghambat dalam kurikulum merdeka di madrasah ibtidaiyah swasta kota Tanjungbalai. Abshar: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Pendidikan, Kajian Islam dan Humaniora, 5(3), 20–24.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Dwi Widyastuti Nurharyanto, Suhardi Abdullah, M. Irfan Hasanuddin, M. Imran Hasanuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
